KULIAH IMAN 2

Just another WordPress.com weblog

ALLAH MENGUTUS ALLAH?

ALLAH MENGUTUS ALLAH?

 

Ada yang mengertikan bahawa ini hanyalah dongeng, malah kemustahilan, namun ramai realitinya tidak banyak yang meyakini bahawa Tuhan boleh menggunakan keterbatasan fikiran manusia, menggunakan apa juga cara mahupun rencananya. Ini juga sesuai dengan cara Bapa mengutus Yesus Kristus sama halnya Allah mengutus Sang Firman, jadi bias diertikan Allah mengutus Allah (baca selengkapnya Injil Yohanes pasal 1).

Bandingkan dengan :

Yesaya 55:11

demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.

“KEN {demikian} YIHYEH {ia akan menjadi} DEVARI {firman-Ku} ‘ASYER {yang}

YETSE’ {ia keluar} MIPI {dari mulut-Ku} LO’-YASYUV {tidak ia akan kembali}

‘ELAY {kepada-Ku} REYQAM {sia-sia} KI {bahwa} ‘IM-‘ASAH {ia akan

melaksanakan} ‘ET-‘ASYER {yang} KHAFATSTI {Aku berkenan} VEHITSLIAKH

{dan ia berhasil} ‘ASYER {yang} SYELAKHTIV {Aku utus kepadanya}” 

Perhatikan bahawa “firman-Ku” itu selanjutnya menggunakan kata ganti orang ketiga. Selanjutnya perhatikan kata “SYELAKHTIV”. Kata ini berasal dari kata “SYALAKH”,

“mengutus” seperti Nuh “mengutus” seekor burung gagak dan merpati saat air bah, Tuhan

“mengutus” malaikat-Nya (Kejadian 24:7), dan ini salah satu ayat populer dengan kata

“SYALAKH”.

Keluaran 3:14

Firman Allah kepada Musa: ‘AKU ADALAH AKU.’ Lagi firman-Nya: ‘Beginilah kaukatakan kepada orang Israel itu: AKULAH AKU telah ‘MENGUTUS’ (SYALAKH) aku kepadamu.”

Bukankah Allah dapat “mengutus” firman-Nya seperti Yesaya 55:11 di atas?

AYAT 31 :

Yohanes 5:31-33

5:31 Kalau Aku bersaksi tentang diri-Ku sendiri, maka kesaksian-Ku itu tidak benar;

5:32 ada yang lain yang bersaksi tentang Aku dan Aku tahu, bahawa kesaksian yang

diberikan-Nya tentang Aku adalah benar.

5:33 Kamu telah mengirim utusan kepada Yohanes dan ia telah bersaksi tentang

kebenaran;

Ayat 31 ini sering dipermasalahkan dengan anggapan “kontradiksi” yang tertulis pada :

Yohanes 8:14

Jawab Yesus kepada mereka, kata-Nya: “Biarpun Aku bersaksi tentang diri-Ku sendiri, namun kesaksian-Ku itu benar, sebab Aku tahu, dari mana Aku datang dan ke mana Aku pergi. Tetapi kamu tidak tahu, dari mana Aku datang dan ke mana Aku pergi. Dalam Yohanes 5:31 Yesus menjawab tuduhan para lawan-Nya yang menuntut, “Bukti apakah yang dapat Engkau ajukan, bahwa pernyataan-Mu benar?” Yesus mengemukakan prinsip-prinsip universal, iaitu bahawa bukti yang dikemukakan hanya oleh satu orang dan tak didukung oleh apa-apa yang lain tidak dapat dianggap sebagai bukti yang benar. Jadi harus ada paling sedikit dua saksi.

Bandingkan dengan ayat berikut ini:

Ulangan 17:6

Atas keterangan dua atau tiga orang saksi haruslah mati dibunuh orang yang dihukum mati; atas keterangan satu orang saksi saja janganlah ia dihukum mati.

Ulangan 19:15

Satu orang saksi saja tidak dapat menggugat seseorang mengenai perkara kesalahan apapun atau dosa apapun yang mungkin dilakukannya; baru atas keterangan dua atau tiga orang saksi perkara itu tidak disangsikan.

Paulus pernah pula mengemukakan hal ini dalam ayat di bawah ini:

2 Korintus 13:1

Ini adalah untuk ketiga kalinya aku datang kepada kamu: Baru dengan keterangan dua atau tiga orang saksi suatu perkara sah. Yesus pun mengatakan bahawa jika orang Kristian mengajukan tuduhan terhadap sesamanya, ia harus membawa beberapa orang saksi.

Matius 18:16

Jika ia tidak mendengarkan engkau, bawalah seorang atau dua orang lagi, supaya atas keterangan dua atau tiga orang saksi, perkara itu tidak disangsikan. Jawaban Yesus terhadap lawan-Nya sepenuhnya mengikuti hukum Yahudi yang berkenaan dengan penguatan bukti atas tuduhan. Jadi Yesus pun setuju bahawa kesaksian yang dibuat-Nya tentang diri-Nya sendiri tidak perlu dibenarkan. Yesus menceritakan pekerjaan-Nya itu bukan untuk menonjolkan diri-Nya sendiri melainkan untuk menonjolkan kuasa Allah yang bekerja di dalam dan melalui diri-Nya. Saksi agung Yesus adalah Allah sendiri.

Berbeda – bukan bertentangan – dengan Yohanes 8:14, Yesus menjawab jawaban Dia sendiri adalah cukup. Dia menyadari benar kuasa-Nya sendiri, sehingga tidak perlu ada saksi lain. Ini bukanlah kebanggaan yang timbul dari kepercayaan atas diri sendiri. Suatu ilustrasi yang dapat membantu misalnya seorang ahli bedah yang besar yakin atas ketetapannya sendiri; dia tidak membutuhkan orang lain untuk mendukung dia, saksinya adalah ketrampilannya sendiri. Seorang ahli hukum atau hakim yang besar yakin atas interpretasi dan penerapan hukum, bukan kerana dia bangga akan pengetahuannya, tetapi disebabkan oleh dia tahu bahwa dia tahu. Demikian pula halnya dengan Yesus, Dia tidak memerlukan kuasa lain untuk mendukung tuntutan-Nya kecuali hubungan-Nya dengan Allah.

Yesus berkata dalam kenyataan sesungguhnya bahawa Dia telah mempunyai saksi kedua, dan saksi kedua itu adalah Allah. Allah memberi kesaksian atas otoriti yang tartinggi dari Yesus dapat dilihat dalam berbagai hal di bawah ini:

1. Kesaksian Allah ada dalam kata-kata Yesus. Tidak ada seorang pun dapat berkata-kata dengan hikmat kecuali Allah memberikannya pengetahuan.

2. Kesaksian Allah adalah perbuatan-perbuatan Yesus. Tidak ada seorang pun dapat berbuat perkara-perkara yang demikian, kecuali Allah bartindak melalui dia.

3. Kesaksian Allah ada di dalam akibat tindakan Yesus pada manusia. Dia mengerjakan perubahan dalam diri manusia yang jelas tidak mungkin dapat dikerjakan oleh kuasa manusia.

4. Kesaksian Allah nampak dalam reaksi orang terhadap Yesus. Jadi Yohanes 5:31 dapat diilustrasikan dengan kesaksian di pengadilan yang memerlukan saksi lain, sedangkan Yohanes 8:14 dapat diilustrasikan dengan kesaksian seorang dokter mengobati pesakitnya, tanpa perlu didukung oleh saksi lain, dia dapat mengobati dengan keahliannya.

 

 

 

November 21, 2008 - Posted by | ALKITAB & QU'RAN -KONSEP TRITUNGGAL, TRINITI |

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: