KULIAH IMAN 2

Just another WordPress.com weblog

Amnon –Tamar-Absalom-perzinaan dan perkosaan

Amnon –Tamar-Absalom-perzinaan dan perkosaan

 

Perzinahan dan Perkosaan Antara Kakak Laki-laki dan Adik Perempuannya:

(d) “… dan berkata kepadanya: (Tamar, adiknya, jangan campur adukkan dengan Tamar pada “(c)” di atas) “Marilah tidur dengan aku (berhubungan seks denganku), adikku. “

“Tetapi gadis itu berkata kepadanya, “Tidak kakakku (Amnon, salah seorang anak laki-laki Daud), jangan perkosa aku … ” “Tetapi Amnon tidak mau mendengarkan perkataannya, dan kerana ia lebih kuat darinya, diperkosanyalah dia (adiknya), lalu tidur dengan dia.” (Injil – 2 Samuel 13: 10-14).

 

CONTOH JAWAPAN:

2 Samuel 13:1-18:33 menceritakan kisah Daud dan putera-puteranya. Amnon, putera Daud yang sulung dibunuh oleh Absalom, sedangkan pasal 13:1-22 bercerita tentang Amnon memperkosa adik tirinya. Di sini pembaca mengikuti lanjutan kemalangan Daud, akibat kelakuannya yang tidak senonoh dengan Batsyeba. Perlu diperhatikan, bahawa seluruh peristiwa pemberontakan Absalom yang mulai dengan dosa yang sama yang dilakukan oleh Daud; persundalan yang menyebabkan pembunuhan. Tamar adalah adik tiri Amnon dan adik kandung Absalom. Amnon jatuh cinta kepada Tamar namun menganggap “mustahil” untuk melakukan sesuatu terhadap Tamar.

 

“Mustahil” sebab hal itu dilarang. Tapi Tamar menyarankan agar dapat dibebaskan dari larangan tersebut (bagaimanapun juga, sama halnya dengan Abraham yang beristerikan saudara tirinya). Tapi dalam bagian ini kata “mustahil” rupanya ada sangkut-pautnya dengan kenyataan bahawa Tamar dengan cermatnya diasingkan. Bagaimana pun juga, Amnon hanya hendak memperkosanya, bukan untuk memperisterikan dia.

 

Segala daya upaya yang dilakukan oleh Amnon membuktikan bahwa perbuatannya bukan main-main. Jawaban Tamar supaya jangan memperkosanya karena orang tidak berlaku seperti itu di Israel memberi kesan bahawa kesusilaan bangsa Israel lebih tinggi daripada bangsa-bangsa sekelilingnya. Kelakuan Amnon yang tidak senonoh akan menjatuhkan nama Tamar untuk selama-lamanya. Amnon bukanlah seorang laki-laki yang mulia dan hukuman Tuhan atasnya adalah dibunuh oleh Absalom.

Dalam ruang lingkup yang lebih luas, rangkaian peristiwa dalam 2 Samuel 13:1-22:51 terutama merupakan kisah penggenapan maksud Allah untuk mendatangkan malapetaka atas Daud.

2 Samuel 13:1-39 mencatat akibat pertama dari dosa nafsu, zina, dan pembunuhan yang dilakukan Daud (Galatia 6:7). Perzinaan dengan sesama saudara dan pembunuhan terjadi di kalangan keluarganya sendiri ketika nafsu Daud pertama-tama diulang dalam putranya Amnon.

 

Kerana Daud menghancurkan kebahagiaan keluarga Uria, Allah menghancurkan

kebahagiaan keluarga Daud. Banyak kali Allah mendatangkan penderitaan dan kesusahan besar atas orang berdosa agar baik dia maupun orang lain, bisa takut akan Allah dan berbalik dari dosa.

 

Kita ambil kesimpulan disini, lagi-lagi mereka tidak meneliti dengan cermat, bahawa :

Amnon mendapat hukuman dimana dia terbunuh oleh perintah Absalom.

2 Samuel 13 : 28,32

Absalom memerintahkan orang-orangnya, Paranglah Amnon, maka haruslah kamu membunuh dia…Hanya Amnon yang mati, sebab hal itu telah terlihat pada air muka Absalom, sejak Amnon memperkosa Tamar, adiknya.

 

Perkosaan dan Perzinahan [s1] Secara Keseluruhan Antara Anak Laki-laki dan Ibunya!

 

(e) “Maka dlbentangkanlah kemah bagi Absalom (anak laki-laki raja Daud) di atas Sotoh, lalu Absalom melakukan hubungan seksual dengan gundik-gundik ayahnya di depan mata seluruh Israel. ” “… di depan mata semua orang” dalam versi King James diterjemahkan menjadi “di depan mata seluruh Is-rael. “Hal ini sesuai dengan janji Tuhan kepada raja Daud: “Beginilah firman Tuhan. Bahawasanya malapetaka akan Kutimpakan ke atasmu (Daud) yang datang dari kaum keluargamu sendiri: Aku akan mengambil isteri-isterimu di depan matamu dan memberikannya kepada orang lain (pada kenyataannya oleh anak laki-lakinya sendiri); orangitu akan tidur (melakukan hubungan seksual) dengan isteri-isterimu di siang hari (dengan semua orang melihat kejadian tersebut). Sebab engkau telah melakukannya secara tersembunyi (dengan Bath Sheba, istri Uriah), tetapi Aku akan melakukan hal itu di depan seluruh Israel secara terang-terangan.” (Injil – 2 Samuel 12: 11-12).

 

Anda dapat menerka darimana majalah “Penthouse” dan “Playboy” mendapatkan

inspirasinya. Darimana lagi kalau bukan dari kitabnya yaitu kitab ini? (Variasi tip-tip perzinahan lainnya dapat dilihat pada Imamat 18: 8-18, 20: 11-14 dan 17-21).

 

Catatan: Cetakan miring tidak terdapat dalam terbitan SABA ISLAMIC MEDIA.

 

CONT0H JAWAPAN:

2 Samuel 12:11-12

“Beginilah firman TUHAN: Bahawasanya malapetaka akan Kutimpakan ke atasmu yang datang dari kaum keluargamu sendiri. Aku akan mengambil isteri-isterimu di depan matamu dan memberikannya kepada orang lain; orang itu akan tidur dengan isteri-isterimu di siang hari. Sebab engkau telah melakukannya secara tersembunyi, tetapi Aku akan melakukan hal itu di depan seluruh Israel secara terang-terangan.”

 

King James Version, “Thus saith the LORD, Behold, I will raise up evil against thee out of thine own house, and I will take thy wives before thine eyes, and give [them] unto thy neighbour, and he shall lie with thy wives in the sight of this sun. For thou didst [it] secretly: but I will do this thing before all Israel, and before the sun.”

New International Version, “This is what the LORD says: ‘Out of your own household I am going to bring calamity upon you. Before your very eyes I will take your wives and give them to one who is close to you, and he will lie with your wives in broad daylight.

You did it in secret, but I will do this thing in broad daylight before all Israel.'”

 

Ayat-ayat ini adalah teguran yang disampaikan melalui nabi Natan. Perbuatan,

yang kemudian akan mengubah seluruh kehidupan Daud, telah terjadi, tapi beberapa bulan berlalu sebelum akibatnya menjadi nyata. Nubuat nabi Natan yang terdahulu disampaikan kepada Daud, berisikan berkat Allah yang berkelimpahan. Dalam hal ini jelaslah, bahawa Daud tidak menduga bahawa kunjungan nabi Natan kepadanya pada kali ini, adalah untuk menyampaikan sesuatu yang tidak diinginkannya. Perumpamaan yang disampaikan oleh nabi Natan menyatakan kecerdikannya dalam dua hal, sebab bukan hanya mengajak Daud untuk menyalahkan dirinya sendiri — tanpa disedarinya –, tapi juga merupakan tuntutan kepada raja selaku kepala hakim.

 

Ayat-ayat di atas digenapi dengan kematian akibat kekerasan yang menimpa Amnon dan Absalon pada masa Daud masih hidup, dan di kemudian hari hal pertumpahan darah seperti umpamanya pembersihan Atalya (2 Raja-raya 11:1), demikian pula dalam peristiwa Absalom yang secara terang-terangan mengambil gundik-gundik raja (2 Samuel 16:22). Hukuman dahsyat atas Daud, yang dinubuatkan Natan, bukan sekedar merupakan akibat yang wajar dari dosanya, bukan pula Allah yang secara pasif membiarkan hal-hal terjadi begitu saja kepada Daud; sebaliknya, hukuman yang diterima Daud adalah hasil tindakan Allah secara langsung.

 

Tiga kali Allah memakai frasa yang menunjuk kepada maksud, “Bahawasanya malapetaka akan Kutimpakan ke atasmu”; “Aku akan mengambil isteri-isterimu di depan matamu”; dan, “Aku akan melakukan hal itu di depan seluruh Israel.” Daud akan mengalami perlakuan kejam dari anak-anaknya sendiri, seperti pemerkosaan Tamar putrinya oleh Amnon (2 Samuel 13:7-14); dan pemerkosaan isteri-isterinya oleh Absalom. Hukuman yang dikenakan kepada orang berzina dan pembunuh di Israel adalah hukuman mati (Imamat 20:10; 24:17). Akan tetapi, Allah mengesampingkan hukuman tersebut kali ini, bukan semata-mata kerana Daud bertobat, tetapi kerana Allah harus mempertahankan diri-Nya dan kebenaran-Nya secara terbuka di depan seluruh Israel dan bangsa-bangsa lainnya. Selama sisa hidupnya Daud menjadi contoh dari hukuman Allah yang adil atas seorang pemimpin rohani yang telah berbuat dosa besar.

Dan kemudian akibat dosa-pun dialami oleh Absalom :

 

Absalom mendapat hukuman ALLAH. Dia tewas dengan cara yang unik :

2 Samuel 18 : 9, 14, 15 : Adapun Absalom menunggangi bagal. Ketika bagal itu melalui dibawah jalinan dahan-dahan pohon tarbantin yang besar, tersangkutlah kepalanya pada dahan tarbantin yang besar itu. Pada saat tergantung itulah Absalom dibunuh oleh Yoab :

… Lalu diambilnyalah tiga lembing dalam tangannya dan ditikamkannya ke dada

Absalom? lalu memukul dia dan membunuh dia (Absalom).

 



 [s1]Perkosaan dan Perzinahan

November 21, 2008 - Posted by | ALKITAB-NABI PORNO, INCEST, BERHALA |

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: