KULIAH IMAN 2

Just another WordPress.com weblog

Bayangkan “Tuhan” Dicuba oleh Iblis?

Bayangkan “Tuhan” Dicuba oleh Iblis  (?)

(f) “… Ia (Yesus) tinggal 40 hari lamanya, dicuba oleh iblis …” (Injil – Markus 1: 13).

CONTOH JAWAPAN:

Matius 4:1-11 PERCUBAAN DI PADANG GURUN

4:1 Maka Yesus dibawa oleh Roh ke padang gurun untuk dicobai Iblis.

4:2 Dan setelah berpuasa empat puluh hari dan empat puluh malam, akhirnya laparlah Yesus.

4:3 Lalu datanglah si pencoba itu dan berkata kepada-Nya: “Jika Engkau Anak Allah, perintahkanlah supaya batu-batu ini menjadi roti.”

4:4 Tetapi Yesus menjawab: “Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.”

4:5 Kemudian Iblis membawa-Nya ke Kota Suci dan menempatkan Dia di bubungan Bait Allah,

4:6 lalu berkata kepada-Nya: “Jika Engkau Anak Allah, jatuhkanlah diri-Mu ke bawah, sebab ada tertulis: Mengenai Engkau Ia akan memerintahkan malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan menatang Engkau di atas tangannya, supaya kaki-Mu jangan terantuk kepada batu.”

4:7 Yesus berkata kepadanya: “Ada pula tertulis: Janganlah engkau mencobai Tuhan, Allahmu!”

4:8 Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya,

4:9 dan berkata kepada-Nya: “Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku.”

4:10 Maka berkatalah Yesus kepadanya: “Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!”

4:11 Lalu Iblis meninggalkan Dia, dan lihatlah, malaikat-malaikat datang melayani Yesus.

Yesus sebagai manusia, tidak luput dari pencobaan. Sebagai perbandingan Adam-Hawa yang belum pernah berbuat dosa-pun dihasut oleh iblis dalam bentuk ular. Bedanya dengan Yesus Kristus, Dia tidak jatuh dalam dosa. 

PENJELASAN :

Ini pekerjaan Roh sebab adalah perlu bagi Yesus untuk mengatasi pencubaan. Ayat 2-4 Empat puluh hari di padang gurun sesudah pembaptisanNya mencerminkan 40 tahun orang Israel di padang gurun.

Ayat 6 “Jika Engkau Anak Allah”(bandingkan dengan Matius 27:40,43). Pernyataan Allah dalam Matius 3:17 diuji (bandingkan dengan Kejadian 3:1). Membuat batu menjadi roti merupakan taktik iblis yang melihat posisi Yesus yang “sedang lapar”. Tetapi dengan tegas Yesus menjawab godaan itu dengan mengutip Firman Allah dari Ulangan 8:3 : “ada tertulis……” sambil menunjuk kembali pada sikap sungut-sungut Israel tentang Manna (Bilangan 11: 4-9). Jadi pencobaan pertama ini sifatnya kepada pencobaan kepada “tubuh manusia” (keinginan daging) bandingkan pencubaan ini dengan Kejadian 3:6 (baik untuk dimakan…). Atas pencobaan pertama ini Yesus menang atas tipu daya iblis, iaitu dengan tidak menuruti sahutan iblis, jika saja Yesus menurutinya ertinya Yesus “boleh diperintah” oleh iblis.

Pencubaan kedua (ayat 5-7) “Bubungan”barangkali adalah suatu menara atau penyangga. Kata “membawa-Nya” tidak dimaksudkan secara harfiah. Kemudian iblis kembali mencubainya dengan mengutip ayat dari Mazmur 91:11-12 secara licik. Tetapi Yesus membalik menjawabnya dengan mengutip Firman Tuhan dari Ulangan 6:16 “Janganlah engkau mencubai Tuhan, Allahmu!”, kalimat ini secara eksplisit menyatakan bahawa Yesus itu Tuhan!, malah tidak menyuruh iblis mencubaiNya.

Eksistensi Yesus sebagai manusia masih dicubai dengan pencubaan ketiga (ayat 8-10) “Gunung yang sangat tinggi” nampaknya kalimat ini adalah kalimat alegoris. Ayat yang dikutip dari Ulangan 6:13 menunjuk kembali kepada peristiwa tentang “anak lembu emas” (Keluaran 32:1-6). Inilah puncak dari pencubaan itu, yakni pencubaan terhadap jiwa (keangkuhan hidup; bandingkan dengan Kejadian 3:5–> Kamu akan menjadi seperti Allah). Jawaban Yesus yang dikutip dari Ulangan 6:13 itu menunjuk secara eksplisit bahawa Yesus adalah Tuhan, walaupun penyampaiannya dikatakan dengan kata ganti orang ke-3 “Dia, KepadaNya”.

Ke-tidak-bisa-berdosa-an Kristus tidak bererti bahawa Ia tidak menderita pada waktu mengalami serangan setan :

Ibrani 2:18

Sebab oleh kerana Ia sendiri telah menderita kerana pencubaan, maka Ia dapat menolong mereka yang dicubai.

Semua cubaan itu ditujukan langsung pada keadaan-Nya sebagai manusia, dan bukan sebagai Tuhan

Yakobus 1:13

Apabila seorang dicubai, janganlah ia berkata: “Pencubaan ini datang dari Allah!” Sebab Allah tidak dapat dicubai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencubai siapapun. Yesus sebagai manusia tidak luput dari pencubaan, tetapi perbedaannya dengan manusia lain “Adam-Hawa”, Dia tidak jatuh dalam pencubaan dan Dia tidak berbuat dosa.

Ibrani 4: 15

Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicubai, hanya tidak berbuat dosa.

 

 

November 21, 2008 - Posted by | PORTAL KRISTOLOGI |

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: