KULIAH IMAN 2

Just another WordPress.com weblog

Dasar Keimanan Yesus Adalah Rasa Benci?

Dasar Keimanan Yesus Adalah Rasa Benci:

“Jikalau seseorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku .” (Injil ?Lukas 14: 26).

CONTOH JAWAPAN:

Menghormati orang tua tidak bermakna bahawa tidak ada pertentangan di dalam keluarga seperti yang dapat kita lihat dalam kehidupan sehari-hari. Seorang anak meninggalkan orang tua tidak berarti bahawa ia tidak menghormati orang tuanya.

Lukas 14:26

Jikalau barang seorang datang kepadaku dan tiada membenci bapanya dan ibu dan bini dan anak saudara laki-laki dan saudara perempuan, bahkan nyawanya sendiripun tiada dapat ia menjadi muridku.

EI (jika) TIS (seseorang) ERKHETAI (ia datang) PROS (kepada) ME (-Ku) KAI (dan) OU (tidak) MISEI (ia membenci) TON PATERA (ayah) HEAUTOU (-nya sendiri) KAI (dan) T?N M?TERA (ibu) KAI (dan) T?N GUNAIKA (isteri) KAI (dan) TA TEKNA (anak-anak) KAI (dan) TOUS ADELPHOUS (saudara-saudara pria) KAI (dan) TAS ADELPHAS (saudara-saudara wanita) ETI (bahkan) DE (tetapi) KAI (dan) T?N HEAUTOU (-nya sendiri) PSUKH?N (jiwa) OU (tidak) DUNATAI (ia dapat) MOU (- Ku) MATH?T?S (murid) EINAI (ia menjadi)

Penulis kelihatannya menekankan makna kebencian dalam konotasi negatif alias perasaan sangat tidak suka padahal kata benci dalam ayat di atas mempunyai makna lain. Kata itu diterjemahkan dari kata misei dari MISEI sedangkan MISEI sendiri berasal dari misos. Orang Semit suka menggabungkan idea-idea berlawanan menjadi sepasang kata, tanpa menjelaskan warna tengahnya, kata MISEI dapat saja bererti kurang mengasihi bila diterapkan kepada Allah atau pada sikap manusia terhadap kaum keluarganya atau terhadap dirinya sendiri bila ia mendengar panggilan Allah. Kata MISEI ini berbeda maknanya bila misalnya dikatakan bahawa manusia harus membenci yang jahat.

Yesus Kristus memang menuntut agar kesetiaan dan kasih kepada-Nya lebih besar daripada setiap hubungan kasih sayang yang lain, sekalipun kepada keluarga sendiri.

Matius 10:37

Barangsiapa mengasihi bapa atau ibunya lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku; dan barangsiapa mengasihi anaknya laki-laki atau perempuan lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku.

HO (yang) PHIL?N (mengasihi) PATERA (ayah) ? (atau) M?TERA (ibu) HUPER (di atas, lebih daripada) EME (-Ku) OUK (tidak) ESTIN (ia adalah) MOU (-Ku) AXIOS (layak) KAI (dan) HO (yang) PHIL?N (mengasihi) HUION (anak laki-laki) ? (atau) THUGATERA (anak perempuan) HUPER (di atas, lebih daripada) EME (-Ku) OUK (tidak) ESTIN (ia adalah) MOU (-Ku) AXIOS (layak).

 Ini hanyalah metafora yang literal dan tidak bermaksud eskatologi, oleh itu membawa pengertian mudah bahawa Yesus mengatakan pengorbanan seorang pengikutNya perlu melebihi pengorbanan yang dilakukan terhadap diri dan keluarganya sendiri. Saya bersetuju dengan ini kerana saya tidak perlu bergantung kepada bapa saya untuk menyelamatkan roh saya.

November 21, 2008 - Posted by | PORTAL KRISTOLOGI |

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: