KULIAH IMAN 2

Just another WordPress.com weblog

Yesus Bukan Tuhan! Kerana tidak membenarkan orang memanggilnya Tuhan

Yesus Bukan Tuhan! Kerana tidak membenarkan orang memanggilnya Tuhan

Yesus tidak akan membiarkan setiap orang memanggilnya god (Tuhan), meski menggunakan huruf “g” kecil, bahkan meskipun memanggilnya “good” (baik).

“Ada seorang datang kepada Yesus, dan berkata, ‘Guru yang Baik, perbuatan baik apakah yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?’ ?quot; Jawab Yesus;

Mengapa engkau memanggilku guru yang baik, hanya satu yang baik Iaitu Tuhan .” (Injil – Matius 19: 16-17)

 

CONTOH JAWAPAN:

APAKAH YESUS MENOLAK DISEBUT BAIK?

Penjelasannya ialah menuruti perkara dibawah:

Lukas 18:18-27 Orang kaya sukar masuk Kerajaan Allah

18:18 Ada seorang pemimpin bertanya kepada Yesus, katanya: “Guru yang baik, apa yang harus aku perbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?”

18:19 Jawab Yesus: “Mengapa kaukatakan Aku baik? Tak seorangpun yang baik selain dari pada Allah saja.

18:20 Engkau tentu mengetahui segala perintah Allah: Jangan berzinah, jangan membunuh, jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi dusta, hormatilah ayahmu dan ibumu.”

18:21 Kata orang itu: “Semuanya itu telah kuturuti sejak masa mudaku.”

18:22 Mendengar itu Yesus berkata kepadanya: “Masih tinggal satu hal lagi yang harus kaulakukan: juallah segala yang kaumiliki dan bagi-bagikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku.”

18:23 Ketika orang itu mendengar perkataan itu, ia menjadi amat sedih, sebab ia sangat kaya.

18:24 Lalu Yesus memandang dia dan berkata: “Alangkah sukarnya orang yang beruang masuk ke dalam Kerajaan Allah.

18:25 Sebab lebih mudah seekor unta masuk melalui lubang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah.”

18:26 Dan mereka yang mendengar itu berkata: “Jika demikian, siapakah yang dapat diselamatkan?”

18:27 Kata Yesus: “Apa yang tidak mungkin bagi manusia, mungkin bagi Allah.”

Lukas 18:18-27 dikisahkan ada seorang Kaya bertanya kepada Yesus dengan keyakinannya bahawa dia adalah orang yang baik kerana sudah menuruti semua hukum-hukum Taurat dan perintah agama, demikian : “Guru yang baik, apa yang harus aku perbuat untuk memperoleh hidup yang kekal ?” . Kemudian jawab Yesus: “Mengapa kaukatakan Aku baik? Tak seorangpun yang baik selain dari pada Allah saja. Jawapan Yesus ini merupakan jawapan yang sulit untuk dicerna, seolah-olah Yesus menolak diriNya disebut baik. Siapapun akan tahu lawan kata baik adalah buruk/jahat.

Apakah benar demikian?

Mari kita coba pahami apa maksud pertanyaan orang kaya tadi kepada Yesus. Bahawa Ketika dia melihat Yesus, dia tidak mengarti bahwa Yesus adalah Allah, tapi dia hanya melihat Yesus sebagai “guru”, dan oleh sebab itu, dia mengira Yesus adalah juga seorang yang baik (baca ayat 18) seperti pemahamannya terhadap dirinya sendiri yang sudah berusaha menjadi orang baik.

Kemudian kita perhatikan jawaban Yesus yang juga merupakan pertanyaan balik di ayat 19 : Mengapa kaukatakan Aku baik? Tak seorangpun yang baik selain dari pada Allah saja. Pertanyaan ini dilontarkan kepada orang itu sebab Yesus tahu bahawa orang ini tidak melihat-Nya sebagai Allah. Orang kaya itu tahu betul bahawa Yesus itu baik, tapi dia menyebut Yesus baik untuk alasan yang keliru. Orang kaya itu mengira Yesus itu juga baik sebagaimana dia baik karena menuruti hukum-hukum Allah. Disini Yesus Kristus mengajarkan bahawa percaya pada kehidupan yang baik; atau melakukan perbuatan yang baik tidak akan memberikan kehidupan kekal. Dalam Yesaya 64:6 tertulis “Demikianlah kami sekalian seperti seorang najis dan segala kesalehan kami seperti kain kotor; kami sekalian menjadi layu seperti daun dan kami lenyap oleh kejahatan kami seperti daun dilenyapkan oleh angin”. Sebab apabila untuk mendapat keselamatan didasarkan dengan perbuatan baik, untuk apa

Tuhan Yesus datang? Sejauh mana kebaikan manusia bisa meraih kehidupan kekal itu, jika kutuk dosa masih mencengkam manusia. Sebab manusia akan tetap berada dibawah murka Allah (akibat dosa manusia pertama). Hal ini memang tidak semuanya diterangkan dalam satu perikop tersebut, tetapi kita tahu dari bagian-bagian lain dari Alkitab banyak menjelaskan; walaupun kita berusaha menjalani kehidupan sesempurna mungkin, namun satu dosa saja sudah cukup untuk membawa manusia ke dalam neraka selamanya. Jadi manusia itu benar-benar membutuhkan/memerlukan seorang Penebus. Yesus Kristus datang untuk menebus dosa-dosa manusia. Dia datang untuk menyelamatkan manusia dari kutuk dosa.

Yesus adalah satu-satunya cara pemecahan masalah dosa-dosa kita dan memungkinkan kita untuk mendapat kehidupan yang kekal seperti yang diharapkan oleh orang kaya itu.

 

(b) “Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri ; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar….” (Injil – Yohanes 5: 30).

 

CONTOH JAWAPAN:

Yohanes 5:30

Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menurut kehendak diri-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus aku. Penghakiman Allah adalah penghakiman yang sempurna. Hanya Allah saja yang suci, dan kerana itu hanya Dia saja yang mengetahui ukuran yang benar untuk menghakimi orang. Hanya Allah saja yang secara sempurna mengasihi, dan hanya Dia saja yang melakukan penghakiman dengan belas kasih. Di dalam belas kasih itulah semua penghakiman yang benar dilakukan. Hanya Allah saja yang MENGETAHUI secara sempurna dan penuh, dan penghakiman itu boleh disebut sempurna apabila semua HAL YANG BERSANGKUTAN dengan itu dipertimbangkan. Pertimbangan Yesus sebagai yang berhak menghakimi didasarkan pada pengakuan bahawa di dalam diri-Nya terdapat pikiran Allah yang sempurna ”kalimat”*. Yesus tidak menghakimi berdasarkan motivasi manusiawi yang mungkin sulit dihindarkan. Yesus melakukan penghakiman dengan kesucian, kasih dan simpati Allah yang sempurna.

*Perbincangan Yesus sebagai kalimah /kalimat dibincangkan dalam muka lain.

 

November 21, 2008 - Posted by | PORTAL KRISTOLOGI |

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: