KULIAH IMAN 2

Just another WordPress.com weblog

Dia mengawini saudara perempuannya sendiri (Sarah) (?)

Dia mengawini saudara perempuannya  sendiri (Sarah) (?)

(a) “Mengapa engkau (Ibrahim) mengatakan: dia (Sarah) adalah adikku, sehingga aku mengambilnya menjadi isteriku? Sekarang, inilah isterimu (Sarah), ambillah dan pergilah.”(Kejadian 12: 19).

(b) “Lagipula ia (Sarah) benar-benar saudaraku, anak ayahku, hanya bukan anak ibuku, tetapi ia kemudian menjadi isteriku.” (Kejadian 20: 12).

Hajar isteri Ibrahim! “… dan (dia, Sarah) memberikan-nya (Hajar) kepada suaminya, untuk menjadi isterinya.” (Kejadian 16: 3).

CONTOH JAWAPAN:

Sarah adalah adik tiri Abraham, ayah sama tetapi berlainan ibu (Kej 20:12). Walaubagaimanapun, hal ini nampaknya tidak menjadi masalah pada waktu itu. Allah sendiri memanggil Sarah sebagai isteri Abraham yang sah.

Kejadian 17:15-16

15 Selanjutnya Allah berfirman kepada Abraham: “Tentang isterimu Sarai, janganlah engkau menyebut dia lagi Sarai, tetapi Sara, itulah namanya.

16 Aku akan memberkatinya, dan dari padanya juga Aku akan memberikan kepadamu seorang anak laki-laki, bahkan Aku akan memberkatinya, sehingga ia menjadi ibu bangsa-bangsa; raja-raja bangsa-bangsa akan lahir dari padanya.”

Namun pada zaman Musa, hal ini sudah tidak diizinkan lagi.

Imamat 20:17

Bila seorang laki-laki mengambil saudaranya perempuan, anak ayahnya atau anak ibunya, dan mereka bersetubuh, maka itu suatu perbuatan sumbang, dan mereka harus dilenyapkan di depan orang-orang sebangsanya; orang itu telah menyingkapkan aurat saudaranya perempuan, maka ia harus menanggung kesalahannya sendiri.

Berhubung dengan Hajar, Allah tidak pernah mengangkatnya menjadi isteri Abraham melainkan itu merupakan usaha Sara sendiri.

Kejadian 16:3

Jadi Sarai, isteri Abram itu, mengambil Hagar, hambanya, orang Mesir itu, –yakni ketika  Abram telah sepuluh tahun tinggal di tanah Kanaan–,lalu memberikannya kepada Abram, suaminya, untuk menjadi isterinya.

Beberapa ayat lain yang harus ditelaah adalah seperti berikut:

Kejadian 21:12

“Tetapi Allah berfirman kepada Abraham: ‘Janganlah sebal hatimu kerana hal anak dan budakmu itu; dalam segala yang dikatakan Sara kepadamu, haruslah engkau mendengarkannya, sebab yang akan disebut keturunanmu ialah yang berasal dari Ishak.'”

Perhatikan ayat di atas di mana Allah memanggil Hajar sebagai budak dan bukan isteri Abraham. Ungkapan “yang akan disebut keturunanmu ialah yang berasal dari Ishak”, dapat dibandingkan dengan penjelasan berikut ini:

Roma 9:7-8

“dan juga tidak semua yang terhitung keturunan Abraham adalah anak Abraham, tetapi:

‘Yang berasal dari Ishak yang akan disebut keturunanmu.’ Maksudnya: bukan anak-anak menurut daging adalah anak-anak Allah, tetapi anak-anak perjanjian yang disebut keturunan yang benar.”

November 25, 2008 - Posted by | ALKITAB-NABI PORNO, INCEST, BERHALA |

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: