KULIAH IMAN 2

Just another WordPress.com weblog

Kasih Tuhan Abadi Selamanya atau serang orang Amalek?

Kasih Tuhan Abadi  Selamanya atau serang orang Amalek?

“Sebab Tuhan itu baik, kasih setia-Nya untuk selama-lamanya ….” (Injil – Mazmur 100:5).

Bertentangan dengan:

“Aku (Tuhan) ingat apa yang dilakukan Amalek kepada orang Israel (400 tahun yang lalu) … Pergilah sekarang, kalahkan orang Amalek, tumpaslah segala apa yang ada padanya, dan janganlah ada belas kasihan kepadanya. bunuhlah semuanya, laki-laki atau perempuan, kanak-kanak maupun anak yang masih menyusu, lembu maupun domba, unta maupun keledai.” (1 Samuel 15: 3).

CONTOH JAWAPAN:

Mazmur 100:5

Sebab TUHAN itu baik, kasih setia-Nya untuk selama-lamanya, dan kesetiaan-Nya tetap turun-temurun.

Seperti yang telah dinyatakan di atas, Mazmur 100 juga merupakan nyanyian ucapan syukur. Jadi bukan semua harus diartikan secara literal. Ia harus diertikan menurut method-method pemahaman puisi. Mazmur 100:5 memaparkan Allah yang baik dan kasih setia-Nya adalah untuk selama-lamanya. Ini tidak bererti Tuhan yang baik hanya berdiam diri jika umat-Nya melakukan dosa. Justeru Tuhan yang baiklah yang akan mendidik umat-Nya jika mereka melakukan dosa. Tidak kira hukuman itu berat atau tidak bergantung kepada betapa besarnya dosa yang telah dilakukan. Walau bagaimanapun, semua perkara ini termasuk dalam ruang lingkup kasih Tuhan itu.

1 Samuel 15:3

Jadi pergilah sekarang, kalahkanlah orang Amalek, tumpaslah segala yang ada padanya, dan janganlah ada belas kasihan kepadanya. Bunuhlah semuanya, laki-laki maupun perempuan, kanak-kanak maupun anak-anak yang menyusu, lembu maupun domba, unta maupun keledai.”

Kita harus menyedari mengapa kemarahan Tuhan begitu besar sehingga menggunakan tangan orang Israel untuk menghukum mereka.

Ulangan 25:17-19

25:17 “Ingatlah apa yang dilakukan orang Amalek kepadamu pada waktu perjalananmu keluar dari Mesir;

25:18 bahawa engkau didatangi mereka di jalan dan semua orang lemah pada barisan belakangmu dihantam mereka, sedang engkau lelah dan lesu. Mereka tidak takut akan Tuhan.

25:19 Maka apabila TUHAN, Allahmu, sudah mengaruniakan keamanan kepadamu dari pada segala musuhmu di sekeliling, di negeri yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu untuk dimiliki sebagai milik pusaka, maka haruslah engkau menghapuskan ingatan kepada Amalek dari kolong langit. Janganlah lupa!”

1 Samuel 15:32-33

15:32 Lalu berkatalah Samuel: “Bawa ke mari Agag, raja Amalek itu.” Dengan gembira Agag pergi kepadanya, sebab pikirnya: “Sesungguhnya, kepahitan maut telah lewat.”

15:33 Tetapi kata Samuel: “Seperti pedangmu membuat perempuan-perempuan kehilangan anak, demikianlah ibumu akan kehilangan anak di antara perempuan-perempuan.”

Sesudah itu Samuel mencincang Agag di hadapan TUHAN di Gilgal. Namun dalam Perjanjian Lama, hukuman Tuhan ini tidak hanya dilakukan terhadap musuh-musuh Israel, namun juga secara adil terhadap orang Israel sendiri bila mereka menjadi musuh Tuhan seperti dalam kasus ‘Penyembahan Berhala Lembu Emas’ (Keluaran 32).

November 26, 2008 - Posted by | KONSEP KETUHANAN |

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: