KULIAH IMAN 2

Just another WordPress.com weblog

Benarkah Hosea nabi porno?

HOSEA

Anda hanya mengutip ayat Hosea 1 tapi sebaiknya kita lanjutkan lebih lengkap ke ayat seterusnya:

Hos 2:3  (2-2) supaya jangan Aku menanggalkan pakaiannya sampai dia telanjang, dan membiarkan dia seperti pada hari dia dilahirkan, membuat dia seperti padang gurun, dan membuat dia seperti tanah kering, lalu membiarkan dia mati kehausan.

Hos 2:4  (2-3) Tentang anak-anaknya, Aku tidak menyayangi mereka, sebab mereka adalah anak-anak sundal.

Hos 2:5  (2-4) Sebab ibu mereka telah menjadi sundal; dia yang mengandung mereka telah berlaku tidak senonoh. Sebab dia berkata: Aku mau mengikuti para kekasihku, yang memberi roti dan air minumku, bulu domba dan kain lenanku, minyak dan minumanku.

Hos 2:6  (2-5) Sebab itu, sesungguhnya, Aku akan menyekat jalannya dengan duri-duri, dan mendirikan pagar tembok mengurung dia, sehingga dia tidak dapat menemui jalannya.

Hos 2:7  (2-6) Dia akan mengejar para kekasihnya, tetapi tidak akan mencapai mereka; dia akan mencari mereka, tetapi tidak bertemu dengan mereka. Maka dia akan berkata: Aku akan pulang kembali kepada suamiku yang pertama, sebab waktu itu aku lebih berbahagia dari pada sekarang.

Hos 2:8  (2-7) Tetapi dia tidak insaf bahwa Akulah yang memberi kepadanya gandum, anggur dan minyak, dan yang memperbanyak bagi dia perak dan emas yang dibuat mereka menjadi patung Baal.

Ayat ini mengajarkan bahawa nubuat dalam Hosea ini bukanlah “persundalan” setakat perhubungan manusia dengan tuhan “allah” yang lain, membelakangi Tuhan dengan melakukan perbuatan terkutuk seperti bersundal, berzina dan sebagainya yang tidak melayakkan mereka walaupun Tuhan telah menyelamatkan mereka. Perhatikan ayat, “supaya jangan Aku menanggalkan pakaiannya sampai dia telanjang, dan membiarkan dia seperti pada hari dia dilahirkan, membuat dia seperti padang gurun, dan membuat dia seperti tanah kering, lalu membiarkan dia mati kehausan.” Oleh itu tujuan dalam maksud eskatologi memberi tafsiran bahwa Tuhan menggunakan Hosea untuk menyelamatkan mereka daripada perbuatan tersebut. Tujuan ayat tersebut adalah supaya perbuatan terkutuk para Israel masa itu digenapi maksud eskatologi dilihat pada ayat, “Dia akan mengejar para kekasihnya(persundalan, penyembahan berhala, berzina dan sebagainya) , tetapi tidak akan mencapai mereka; dia akan mencari mereka, tetapi tidak bertemu dengan mereka(sinonim mereka tidak akan pernah puas dengan kekejian mereka dan memilih untuk bertaubat semula) .”

Seterusnya, “Maka dia akan berkata: Aku akan pulang kembali kepada suamiku yang pertama, sebab waktu itu aku lebih berbahagia dari pada sekarang. Maksud eskatologi ayat, ini ialah Tuhan mengatakan bahwa Israel “kekasihnya” seperti yang ketara dalam nubuat perumpamaan diatas. Tuhan menjelaskan rencananya pada ayat,  Hos 4:14  Aku tidak akan menghukum anak-anak perempuanmu sekalipun mereka berzinah, atau menantu-menantumu perempuan, sekalipun mereka bersundal; sebab mereka sendiri mengasingkan diri bersama-sama dengan perempuan-perempuan sundal dan mempersembahkan korban bersama-sama dengan sundal-sundal bakti, dan umat yang tidak berpengertian akan runtuh. Ayat ini sinonim dengan maksud eskatologi pada komentari Barnes, “oleh itu kita diajarkan berdoa, seperti dalam Jer 10:24  Hajarlah aku, ya TUHAN, tetapi dengan selayaknya, jangan dengan murka-Mu, supaya aku jangan Kaubinasakan! .

Komentari Dr Gill menyatakan, “kata-kata ini diketengahkan secara interogatif, “haruskah aku tidak menghukum anakmu?” &c. (r); sememangnya saya akan; dan bukan hanya mereka sahaja, malah keluarganya dan suami juga, siapa yang memerlukan pembetulan.”, hanya sebagai contoh cara Tuhan menyelamatkan mereka. Selalunya, cara Tuhan kalau tidak terus menghukum, selain daripada menggunakan kaedah mukjizat, maka Dia akan menggunakan cara lain untuk menyelamatkan mereka daripada terus musnah kerana dosa mereka. Contoh kaedah lain untuk menyelamatkan manusia dari dosa kekal lain ialah menggunakan badan Yesus, yang menyelamatkan manusia dari dosa warisan bagi yang percaya kepadanya (Joh 14:6).

Tuhan menggunakan ikan besar untuk menyelamatkan Yunus (Jon 1:17) dan pelbagai kaedah yang lain. Kekuatannya eskatologinya ialah Tuhan tidak menggunakan cara tersebut pada teks lain selain Hosea, maka itu adalah rencanyanya, jika bukan rencanya tentu banyak lagi ayat yang menunjukkan Tuhan selalu menggunakan cara tersebut untuk menyelamatkan umatnya dan anda boleh selalu mencamkan Tuhan itu porno. Jelasnya tidak mungkin, sebaliknya ianya punya maksud eskatologi yang tepat dan mendalam dan tidak dapat dipahami dengan menggunakan ayat sepotong-potong tanpa gabungan konteksnya.

November 28, 2008 - Posted by | ALKITAB-NABI PORNO, INCEST, BERHALA |

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: